Jumat, 17 Agustus 2012

Upacara HUT RI Ke- 67



UPACARA
detik-detik Proklamasi 
Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 67, diselenggarakan hari Jumat, 17 Agustus 2012 di Fucntion Hall, Club House.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan beberapa penghargaan atau apresiasi atas dedikasi karyawan terhadap pekerjaannya di SPV, apresiasi tersebut antara lain,
a. Zero Absen 2011, diberikan kepasa 888 orang karyawan
b. Masa kerja 10 tahun, diberikan kepada 26 orang karyawan.
c. Masa kerja 20 tahun, diberikan kepada 155 orang karyawan.
d. Masa kerja 25 tahun, diberikan kepada 20 orang karyawan.
e. Dan masa kerja 30 tahun, diberikan kepasa 38 orang karyawan.
Semoga dengan adanya apresiasi ini setiap tahun, akan tetap dapat memotivasi karyawan agar bekerja lebih baik lagi.


Peserta Upacara HUT RI ke-67

Penerima apresiasi penghargaan dari perusahaan 

Rabu, 15 Agustus 2012

MEETING ASURANSI KESEHATAN





Hari Rabu tanggal 15 Agustus 2012, SPSI bersama dengan Direktur, Mr. Ian Colley, Mr. Wolfram Kalt, Dr. SPV, Ibu Laila, Bapak Deden E. Rusfiandi dan Agus Zaenal mengadakan meeting asuransi kesehatan di meeting Room B, Club House dari jam 08.30-09.30 wib.
Dalam meeting tersebut pihak Management yang dalam hal ini disampaikan olel Wolfram Kaltz mencoba memaparkan rencana perubahan perubahan yang berkaitan dengan masalah asuransi kesehatan, baik yang sedang berjalan maupun yang akan segera dilaksanakan, antara lain:
1. Perubahan struktur organisasi menjadi HE (Health & Environment) yang tadinya SHE. Serta dibentuknya CMO (Chief Medical Officer).
2. Meningkatkan pelayanan rawat inap
3. Perubahan pelayanan :
   - Satu klinik Purwakarta (sementara waktu di fokuskan pada Klinik IV)

   - Satu klinik emergency baru di SPV dengan pengobatan dasar ( tanpa dokter gigi).

   - Perubahan waktu pelayanan.
   -Peningkatan sistem komplain.

4. Informasi perubahan strategi dan sistem Benefit, serta proposal penanganan Excess Claim yang akan disampaikan pada tanggal 20 September 2012. Antara lain berisi tentang penyelesaian Excess Claim yang sudah, sedang dan yang mungkin akan terjadi lagi.

Suasana meeting


Ada beberapa hal yang ingin dicapai:

1. Meningkatkan benefits untuk masa 5 tahun yang sedang berjalan.
2. Mengganti dan meningkatkan kualitas provider.
3. Konsentrasi pada perbaikan infrastruktur yang lebih baik serta pelayanan pengobatan.
4. Meningkatkan sistem management untuk mengarahkan performa kesehatan.

Dalam meeting tersebut, SPSI menyampaikan pandangan tentang masalah kesehatan dengan memfokuskan pada 3 hal:
1. Service / Pelayanan
2. Benefit / Keuntungan.
Bahwa pelayanan kesehatan bagi karyawan dan keluarga harus mengalami peningkatan.  Dari hasil analisa SPSI selama ini, pihak Integra tidak pernah menyampaikan komparasi hasil kerja antara sebelum dan sesudah dilakukannya perbaikan, sehingga cost yang begitu besar yang dikeluarkan oleh perusahaan, benefitnya tidak bisa dirasakan oleh karyawan.
3. Excess Claim
Perlu dicari solusi bersama untuk menyelesaikan Excess Claim (note: Ecess karena Over Benefit, bukan karena permintaan karyawan). Dalam hal ini SPSI mengajukan 3 solusi :
    1. Semua Excess Claim (over benefit) di cover oleh perusahaan.
    2. Perubahan system pelayanan kesehatan sehingga tidak terjadi Excess Claim.
   3. Dan alternatif lain yang akan dibicarakan tersendiri dalam meeting 27 September 2012 yang akan datang.
Selain dari pada itu SPSI juga menekankan agar Benefit yang diberikan tepat sasaran yaitu disesuaikan dengan kebutuhan karyawan dan keluarga, bukannya sesuai keinginan perusahaan. Sebagai contoh : untuk manfaat rawat inap kelas Standart yang semula Rp. 150.000 dinaikkan menjadi Rp 175.000, ternyata hanya bisa dinikmati di satu RS Provider. Selain itu kasus karyawan yang harus rawat inap, presentasenya sangat kecil dibandingkan dengan rawat jalan.


Senin, 26 Maret 2012

RAT KOPKAR TB 2011, Tingkatan Usaha Tambah SHU

Bapak Triswanto (Ketua SPSI) saat memberikan sambutannya, menyampaikan bahwa mulai tanggal 1 Maret 2012, harga makan Kantin akan naik menjadi Rp. 10.000/ porsi, semoga akan menjadi lebih baik dari sebelumnya, baik dari yang disajikan maupun pelayanannya.

Bapak Bambang Sukiryanto (Sie Hukum & Pembelaan) saat mengajukan pertanyaan mengenai keselektifan pengajuan pinjaman kepada karyawan


Peserta yang beruntung mendapatkan doorprise


Jajaran Pengurus Kopkar SPV dan Pengawas, saat melaporkan LPJ TB 2011

RAT TB 2011 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Februari 2012 di Club House itu dihadiri oleh 520 peserta dari 627 pendaftar. Acara berjalan dengan lancar. Melihat dari antusias karyawan untuk menjadi peserta tidak dipungkiri karena adanya doorprize dan insentif, yang juga ada pada tahun lalu.
Dari LPJ yang disajikan dan dijelaskan oleh pengurus, ternyata pada tahun 2011 lalu terdapat adanya peningkatan aset keuntungan bersih, sehingga mampu menaikan jumalh SHU tahun ini menjadi Rp. 1.169.451.774 sebelum pajak, dibanding tahun 2010 sebesar Rp. 919.880.484 sebelum pajak.
Penyelenggaraan RAT tahun ini dilaksanakan oleh panitia yang diketuai oleh Ibu. Effi Mayoti dari unsur pengurus dinilai sukses, terlihat dari banyaknya jumlah peserta melebihi prediksi sebelumnya.
Fenomena ini sebaiknya disikapi positif oleh pengurus mengingat antusiasme anggota sedemikian besar. Tidak lain berharap kinerja pengurus dan pengelola lebih ditingkatkan dalam pelayanan terhadap semua anggota.
Selamat dan sukses untuk RAT Kopkar TB 2011 yang lalu, semoga makin maju dan jaya di masa mendatang.

BULAN LK3

Tema LK3, pada spanduk kegiatan GO GREEN


Karyawan dan Presdir Wolfram Kalt, pada acara GO GREEN di NGBC


Ketua SPSI, Triswanto beserta SHE Committe menghadiri kegiatan GO GREEN di NGBC


Presdir Wolfram Kalt melakukan penanaman pertama pohon, dalam peringatan Bulan LK3


Dalam rangka memperingati bulan LK3, PT. SPV mengadakan kegiatan penanaman pohon di area NGBC. Kegiatan yang dihadiri pula oleh Presdir. Wolfram Kalt, yang didaulat untuk menanam pohon pertama, sebagai lambang kepedulian dalam menjaga alam, terutama di lingkungan PT. SPV. Selain penanaman pohon tersebut, panitia lomba k3 PT. SPV 2012 juga mengadakan beberapa lomba antara lain “pengisian TTS dan pembuatan Poster, tujuan lomba ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran seluruh karyawan akan pentingnya Budaya Safety di tempat kerja, sehingga karyawan Sehat, Selamat dan Produksi Meningkat.” Damanik R (Ketum Sport Committe).

SELEKSI INTERN KARYAWAN TELADAN 2012

Suasana saat 21 peserta mengikuti seleksi tahap 2, yaitu tes tulis yang terdiri dari 50 soal pilihan ganda dan 5 soal essay.


Suasana saat tes wawancara






Peserta yang lolos ke tahap IV Focus Group Discusion


Sebanyak 12 peserta dari 21 peserta yang lolos ke tahap 2 memasuki tahap wawancara. Tim penilai antara lain Bapak. Deden E. Rusfiandi, Bapak Agus Zaenal, Bapak Irawan dan Bapak Koswara. Peserta menjalani tes tersebut secara terjadwal.


Tahun ini adalah awal mulai dilaksanakannya Seleksi intern pekerja teladan. Sebelum ini, pengiriman pekerja teladan sebagai utusan dari perusahaan PT SPV, cenderung instant dan hanya melalui proses tunjuk jari. Meski demikian kadang proses tunjuk jari tersebut banyak membuktikan, pekerja teladan yang menjadi utusan PT SPV tetap menjadi terbaik, bahkan untuk tahun 2011 kemarin, Utusan Pekerja Teladan dari PT SPV berhasil menjadi Juara Pekerja Teladan Tingkat Propinsi yang diraih oleh Joko Sutarno (Waka Kesejahteraan SPSI).
Proses seleksi pekerja teladan intern PT SPV pada tanggal 23 Februari 2012 ini sudah memasuki tahap ke IV. Dari 21 pekerja teladan yang diajukan oleh setiap departemen, menyusut menjadi 12 peserta dan terakhir menjadi tujuh peserta. Namun satu orang didiskualifikasi karena tidak hadir. Enam orang yang menjalani tahap IV Focus Group Discusion ini dibagi dalam dua kelompok, masing-masing kelompok diberi tugas untuk menganalisa satu kasus yang diberikan oleh Tim Penilai mempresentasikan hasil diskusi grup tersebut.
Selanjutnya setiap peserta diwajibkan membuat makalah yang temanya sudah ditentukan oleh Tim Penilai.

KONGRES Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia VIII

ANDI GANDI NENA WEA, Presiden KSPSI 2012-2017


Karsono (Humas) bersama Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI dalam Kongres KSPSI ke VIII


Bambang S, Tubagus Indra, Udi Mulyadi dan Karsono diutus untuk menghadiri Kongres KSPSI VIII

Suasana Kongres KSPSI VIII



Pengurus SPSI PT. SPV foto bersama dengan Bapak Darju, Ketua DP SPSI Jawa Barat dan Bapak Iwan Hidayat, Ketua PC SPSI Purwakarta


Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar Kongres-nya yang ke VIII di Twin Plaza Hotel, Jakarta. Kongres yang digelar dari 18 sampai 20 Februari 2012 ini mengusung perubahan untuk meningkatkan taraf hidup sosial dan ekonomi buruh.Panitia Pelaksana Kongres, Subianto mengatakan, bahwa Kongres ini dihadiri oleh sekitar 350 hingga 400 orang dari DPP, DPD, DPC SPSI dan SPA yang mengagendakan Pemilihan Ketua Umum periode 2012-2017.
Dengan hasil kongres ini, KSPSI saat ini memiliki tiga kepengurusan yang berbeda. Karena dalam kongres ke-7, Wakil Ketua Umum 2003-2008 Sjukur Sarto menggelar kongres akhir tahun 2007 disusul kongres kubu Jacob Nuwa Wea dan Mathias Tambing pada Februari 2008, dan terakhir pada tanggal 20 Februari 2012 terpilih seorang Presiden KSPSI periode 2012-2017 yaitu ANDI GANDI NENA WEA.
Dalam sambutannya beliau berkomitmen antara lain, akan mengadakan konsolidasi ke daerah-daerah, melakukan penandatanganan kontrak, kerja bila selama enam bulan tidak ada perubahan seperti yang di kampanyekan beliau siap mengundurkan diri juga para pengurus yang lain, siap menjadi pelayan anggota KSPSI .

Menjawab pertanyaan adanya keinginan untuk membawa KSPSI ke ranah politik atau menjadi salah satu pendukung partai beliau dengan tegas TIDAK AKAN menjual KSPSI pada politik dan akan selalu KSPSI sebagai organisasi pekerja terbesar yang mandiri, kuat, dan bermartabat.
Dalam momen Kongres KSPSI ke VIII ini hadirin juga di ajak untuk mengenang jasa-jasa Pahlawan buruh, yaitu dengan di hadirkannya keluarga dari MARSINAH dan PETRUS W AYAMISEBA yang telah gugur dalam perjuangan menentang ke dholiman dan ketidak adilan dari pengusaha dan yang kita sesalkan justru beliau-beliau ini tewas di tangan aparat yang seharusnya melindungi rakyat bukan membantai rakyat, karena mereka tidak merasa bahwa perjuangan kaum buruh untuk memenuhi kebutuhan hidup layak sangat lah berat.

INSPEKSI DAPUR KANTIN KOPKAR

Salah satu sudut dapur kantin Koka



Pada tgl 17 Februari 2012 SPSI mengadakan inspeksi Kantin Kopkar yang terdiri dari unsur Managemen, Serikat Pekerja yaitu SPSI dan PPMI juga dari SHE Commiteee, kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti program Kantin, di antaranya yaitu ke higienisan dalam proses penyajian makanan karyawan PT. SPV. Inspeksi meliputi dari ruang atau dapur di mana bahan-bahan makanan dimasak, alat-alat yang digunakan, juga pada penempatan makanan sebelum dan sesudah dimasak, serta alat-alat pendukung lain hingga makanan siap di sajikan.

Kita semua berharap bahwa untuk meminimalisir adanya hal-hal berkaitan dengan gangguan kesehatan yang di timbulkan oleh kesalahan dalam proses pengolahan, yaitu di antaranya memilih bahan yang segar, penempatan harus terhindar dari kontaminasi bahan-bahan yang berbahaya baik sebelum dan setelah di masak, alat-alat memasak yang tidak berkarat atau yang bisa menimbulkan unsur kimiawi , faktor keamanan juga tidak kalah penting dalam proses memasak yaitu, bila tabung gas ada yang bocor, ada kipas yang tanpa penutup dan terletak sangat dekat dengan anggota badan bila sedang beraktifitas, kabel listrik yang terkesan berantakan, genangan air bekas mencuci alat-alat masak yang mengandung minyak dan licin, sirkulasi udara yang cukup, juga kelengkapan pada saat masak dari serbet, celemek, penutup kepala dan lain-lain yang harus di gunakan untuk menghindari adanya benda-benda lain yang bisa merusak mutu masakan itu sendiri.

Tim mengharapkan poin-poin tersebut di atas harus di perhatikan demi kesehatan dan keselamatan.