Senin, 13 Februari 2012

Kunjungan kerja FOH

Pengurus SPSI menerima kunjungan kerja pengurus FOH sebagai wujud silaturahim kedua organisasi intern tersebut
Penyerahan Notebook untuk menunjang kinerja FOH diserahkan langsung oleh Bidang Organisasi SPSI kepada Pengurus FOH yang diwakili oleh Effi Mayoti dan Ira Laila.



10 Januari 2012, Jajaran Pengurus FOH bersilaturahim ke sekretariat SPSI. Organisasi intern dan informal karyawan SPV untuk kalangan Foreman Operator dan Helper ini beranggotakan kurang lebih 700 orang saat ini dipimpin oleh Bapak Aji Santoso (CVL).
FOH merupakan bagian yang terpisahkan dari SPSI karena sebagian besar anggota FOH merupakan anggota SPSI juga. Karena itu SPSI senantiasa mengharapkan peran serta dan dukungan dari FOH terhadap semua program kerja yang dilaksanakan oleh SPSI.
FOH pun menyambut baik karena hal tersebut sudah dibuktikan dengan penyelenggaraan forum diskusi Pensiun tanggal 11 Januari 2012 lalu, yang merupakana program kerja bid. Humas dan Bidang Organisasi SPSI, hampir semua panitia pelaksananya adalah pengurus ataupun anggota FOH.
Selain itu SPSI memberikan apresisasi juga atas dukungan positif FOH khususnya dalam perundingan kenaikan gaji tahun 2012, ini karena FOH sudah melakukan survey KHL yang data tersebut akhirnya digunakan sebagai salah satu alasan dalam Proposal kenaikan Gaji yang dijukan oleh SPSI kepada Manajemen.
Menanggapi seputar buletin FOH yang tidak konsisten dalam penerbitannya, salah seorang pengurus FOH, yangjuga merupakan sekretaris Komite Wanita, Ira Laila, menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena salah satunya terkendala masalah infrastruktur dalam penulisan.
Berkenaan dengan hal itu, Pengurus serikat pekerja melalui Sekretaris Umumnya kemudian memberikan kesempatan kepada seluruh anggota FOH untuk memanfaatkan media buletin SPSI untuk menyalurkan semua aspirasi anggotanya melalui tulisan-tulisan sambil menunggu konsistensi penerbitan buletin FOH berikutnya. Selain itu SPSI kemudian memberikan bantuan sebuah Note book yang bisa digunakan oleh pengurus FOH untuk mengatasi salah satu kesulitan sarana dalam penulisan buletin FOH sekaligus bisa digunakan untuk menunjang kinerja Pengurus FOH.
Bidang Organisasi SPSI, Suryana dalam sambutannya mengatakan bahwa meski anggota FOH terdiri dari anggota SPSI dan PPMI juga, tidak salah jika FOH dikatakan sebagai ”underground”-nya SPSI dengan mendukung penuh semua kegiatan SPSI dan menyalurkan semua aspirasinya ke SPSI. Karena perlu diketahui bersama, bahwa sampai saat ini, hanya SPSI-lah lembaga yang diakui secara resmi untuk melakukan semua perundingan dengan Manajemen dalam menyalurkan semua aspirasi anggotanya termasuk anggota FOH didalamnya. Semoga kebersamaan ini dapat terus terjaga dengan konsistensi untuk terus bersilaturahmi dan terus memberikan dukungan terhadap semua kegiatan SPSI.


STTT CUP SPV 2012

Ketua KONI yang juga Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi SH, membuka kegiatan STTTC 2012. Dalam kesempatan tersebut Ketua Koni juga memberikan tambahan hadiah uang untuk pemain yang juara nanti

Penyerahan piala bergilir STTTC 2012



Dari Kiri Denny RY (PTMSI), Juara III bersama Ahmad dan Acep (PTM Simpati), Juara II Dadan H. (PTM Pelangi), Juara I Gaga (PTM Sekawande),Anis (Tim Wasit), Sundararajan (Manajemen PT SPV), H. Machri (Ketua PTMSI), Jajat Sudrajat (Ketua Pelaksana STTTC), Damanik Ramidi (Ketua Komite OR & Seni PT SPV). Berfoto bersama usai penyerahan hadiah dan piala. (Foto: Rubianto Arief).






Gaga dari PTM Sekawande yang berhasil menjadi Juara I Tenis Meja pada STTTC 2012, 7-8 Januari 2012 lalu di Function Hall







Bupati Kepala Daerah TK II Purwakarta yang merupakan Ketua KONI Purwakarta bersama Mr. Sundararajan perwakilan dari Manajemen.





Ketua Komite Olahraga PT SPV didampingi Ketua Pelaksana sedang memberikan sambutan.


Panitia dan Tim Wasit STTTC 2012

Kegiatan Kejuaraan Tenis Meja STTTC 2012 telah berhasil dilaksanakan dengan sukses.
Kegiatan dibuka oleh Ketua KONI Purwakarta (yang juga merupakan Bupati Purwakarta) pada hari Sabtu 7 Januari 2012 Purwakarta dan ditutup oleh Mr. Sundararajan sekaligus penyerahan hadiah Juara 1 s.d. 4 pada tanggal 8 Januari 2012. Perlu kami informasikan bahwa ini adalah Kejuaraan Tenis Meja Se-Kabupaten Purwakarta yang pertama kali dilaksanakan di PT SPV dengan tanpa memungut biaya pendaftaran dari peserta dengan hadiah terbesar dari yang pernah ada sebelumnya, dan untuk peserta juga disediakan hadiah Doorprice.

Sebagai bentuk komitmen dan konstribusi PT SPV terhadap perkembangan dan kemajuan olahraga Tenis Meja di Kabupaten Purwakarta, Komite Olahraga melalui ketuanya Pak Damanik Ramidi, menyatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi kalender tetap Komite Olahraga dan PTMSI yang akan diselenggarakan rutin setiap tahun. Ini diwujudkan dengan diberikannya Piala Bergilir kepada Juara pertama selain Piala Tetap, yang akan diperebutkan kembali pada kejuaraan tahun berikutnya.

Melalui buletin ini, kami a.n. Panitia Pelaksana mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari Semua Pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga semua bantuan dan kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT dan menjadi amal tersendiri. Amiin...








Terima Kasih Serikat Pekerja

(FOTO: \\Spvfsprd\gallery\Celebration 700 Tons)



Dengan kondisi ini, beberapa “pengamat” di SPV Langsung mengeluarkan statemen tidak resmi bahwa Bonus semester kedua tahun 2011 adalah 106%. Padahal SPSI sendiri saat itu belum bernegosiasi dengan Manajemen tentang besaran Bonus tersebut.

Dan mau tidak mau mereka yang pernah mengatakan bahwa Bonus 106% tersebut harus mengakui bahwa ini karena rizki Allah melalui peran SPSI akhirnya Bonus tahun 2011 Semester kedua menjadi 110.2% !!!!! Diakui atau tidak, maka mereka harus mengakui hal ini.

106.5% NO,
110.2% YESSS !!!


Dan ini berarti dalam dua tahun, SPSI berperan besar supaya seluruh karyawan kita bisa mendapatkan bonus terbesar selama 2 tahun berturut-turut yaitu lebih dari 177% !!!! Terima kasih SPSI, Terima kasih Manajemen PT SPV.

Sayangnya untuk proses Kenaikan Gaji, karyawan anggota SPSI harus bersabar dulu karena sampai saat bulletin ini diterbitkan, Tim Perunding SPSI masih melakukan negosiasi dengan Tim Perunding Perusahaan setelah memasuki pertemuan perundingan yang ke 6 sejak pertama kali kick off.
Sekali lagi, kami dari redaksi menganggap bahwa judul diatas tidaklah berlebihan untuk sedikit memberikan apresiasi kepada seluruh Pengurus SPSI, karena keberhasilannya dalam memperjuangkan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh karyawan, baik yang anggota maupun bukan anggota. Karena setiap keberhasilan yang dicapai oleh SPSI rasanya belum pernah pernah ada yang mengucapkan terima kasih, maka melalui media ini kami pengurus buletin menyampaikan rasa ”TERIMA KASIH” kami atas apa-apa yang telah diperjuangkan oleh SPSI untuk kepentingan karyawan PT SPV secara keseluruhan. BRAVO SPSI !!!

Selasa, 24 Januari 2012

Sosok Happy Pensiun, Ibu Nurul Munajati



Ibu Nurul Munajati (QPD/ 1263) yang masuk masa pensiun pada tanggal 8 Desember 2011 lalu, tengah menerima cindera mata dari SPSI melalui Bidang Organisasi. Cindera mata tersebut merupakan kenang-kenangan dan sebagai tanda ucapan terima kasih karena selama menjadi karyawan PT SPV, Ibu Nurul telah memberikan kontribusinya sebagai anggota SPSI. Kenang-kenangan berupa jaket tersebut merupakan atribut resmi Karyawan Purnabakti Anggota SPSI yang akan diberikan kepada anggota SPSI yang memasuki masa pensiun.

Terlepas dari belum dilaksanakannya Pelatihan Pensiun kepada karyawan yang menghadapi Pensiun oleh Manajemen, Sosok Ibu Nurul adalah termasuk karyawan yang sudah mempersiapkan masa pensiunnya dengan matang sehingga bisa dikategorikan dengan HAPPY PENSION. Pertanyaannya berapa banyak karyawan yang seperti ini? Karena kita masih mendapati banyak karyawan kita yang masih kebingungan dalam menghadapi pensiun nanti, dan mungkin akan masuk kedalam karyawan yang HEAVY PENSION.

Selasa, 17 Januari 2012

UNRAS MENOLAK REVISI UU NO. 13 TAHUN 2003

Unras menolak Revisi UU No. 13 tahun 2003 yang berjalan setiap tahun, setiap ada upaya pemerintah untuk merevisi UU tersebut

Pengurus SPSI berfoto dengan Andi Gani Nuna Wea, SH (anak dari Yacob Nuwawea Ketua PP SPSI). Andi juga merupakan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi (NIBA).




Keinginan Pemerintah untuk terus berupaya merevisi UU No 13 tahun 2003 terus berlanjut. Andai saja pihak pekerja dan buruh lengah maka tentu Revisi UU tersebut akan masuk ke Prolegnas untuk setuju direvisi. Namun pihak pekerja dan buruh senantiasa mencermati setiap gerak gerik pemerintah dalam usahanya merevisi UU tersebut. Dan alhamdulillah, akhirnya pada hari Jum’at 16 Desember 2011 jam 15.00 perjuangan kaum Pekerja SPKEP SPSI dengan berbagai elemen yang turun langsung di gedung DPR ( Pusat Pembuatan Undang-Undang ) untuk menolak Revisi UU Naker tersebut membuahkan hasil positif dimana akhirnya Balegnas mengedrop/mendelete Revisi UU Naker No. 13 Tahun 2003 dari Daftar Prolegnas untuk Tahun 2012 dengan alasan Revisi tersebut belum di bicarakan ditingkat Lembaga Tripartit Nasional dan Komisi 9 DPR juga belum menerima rancangan Revisi UU tersebut. Jadi masih ada kemungkinan tahun-tahun mendatang Pemerintah akan menyodorkan lagi Rancangan Revisi UU Naker tersebut, dan kita sebagai pekerja harus senantiasa mewaspadainya. Wallahu ‘alam. Kata Muhaimin Menaker, Revisi UU Naker dilakukan supaya para investor Asing banyak melakukan investasi di Indonesia ( meskipun ini akan mengorbankan kesejahteraan Pekerja Indonesia ). Pertanyaannya apakah ini memang satu-satunya jalan yang bisa ditempuh? Mengorbankan rakyat (baca:pekerja) ternyata memang sepertinya selalu menjadi prioritas pemerintah. Waspadalah. Waspadalah.

SARASEHAN KELUARGA BESAR SPSI

Agus BR (Bid. Kesejahteraan), Bambang Sukiryanto (Bid. Pembelaan) dan Bambang Mudiyanto (Bid. Humas)



Dalam rangka persiapan Kongres KSPSI yang akan dilaksanakan awal tahun 2012, maka DPC SPSI Kab./Kota Bekasi, bekerja sama dengan PP SPNIBA SPSI mengadakan sarasehan dengan tema MELALUI REVITALITAS & REORGANISASI SPSI, KITA WUJUDKAN SPSI YANG MANDIRI DAN PROFESIONAL di Islamic Centre Bekasi, 28 November 2011.

Adapun sarasehan tersebut dihadiri oleh keluarga besar SPSI Propinsi Jawa Barat yang terdiri dari unsur DPD SPSI, DPC SPSI, PUK SPSI dan Pimpinan Pusat Federasi SPA SPSI yang diperkirakan + 200 orang.
1. Agar DPD KSPSI Propinsi Jawa Barat segera melaksanakan konferda bersatu yang melibatkan semua komponen SPSI Jawa Barat, sebelum kongres SPSI dilaksanakan dengan peserta yang tercatat di dinas tenaga kerja setempat.
2. Agar KSPSI segera melaksanakan kongres dipercepat, paling lambat tanggal 20 Februari 2012 dan bertempat disekitar Jakarta.
3. Agar DPP KSPSI bekerjasama dengan Federasi anggota sekitar BODETABEK, untuk melakukan kajian terhadap AD/ART SPSI, guna mewujudkan organisasi SPSI yang lebih solid, mandiri dan profesional.
4. Agar DPP KSPSI menginstruksikan kepada keluarga besar SPSI untuk memberikan dukungan dana sosial bagi perjuangan PUK SPKEP SPSI PT. Freeport Indonesia dalam bentuk koin peduli SPSI Freeport dalam mengegakkan keadilan.
5. Agar PP SPA dan DPP SPSI segera mendesak Menakertrans RI untuk menyempurnakan KEPMEN no 17 tahun 2005 tentang komponen hidup layak, dengan menambahkan item-item yang nyata-nyata dibutuhkan oleh pekerja.
Demikian rekomendasi sarasehan keluarga besar SPSI propinsi Jawa Barat, untuk dapat dijadikan kebijakan organisasi SPSI.

CORPORATE DESIGN SOCIALIZATION


Sebagai kelanjutan dari pertemuan sebelumnya pada tanggal 9 September 2011 di IT Meeting Room, pada hari Jumat tanggal 16 Desember 2011, beberapa organisasi intern yang ada di PT. SPV kembali diundang oleh Bpk. Hokky Dewantara-JKO untuk menghadiri meeting Corporate Acara yang dilaksanakan di Meeting Room B Club House pada pukul 10.00-11.30 WIBB itu selain dihadiri oleh perwakilan dari SPSI (Suryana, Gandung, Dian), turut hadir perwakilan dari FOH (Ibu Effi, Jenal Abidin), PPMI (Sudarwiyono, Anton) dan Koperasi (Ibu Iis).
Pada acara tersebut, Bpk. Hokky menyampaikan bahwa pada beberapa media informasi yang ada di SPV yang telah sukses mengimplementasikan standar/ aturan media Lenzing adalah Warta Comdev, yang dikelola oleh Ibu Titi Hidayatun (GAC/3746)
Pada dasarnya, media informasi Lenzing adalah sederhana, dan diharapkan media informasi karyawan lainnya yang diterbitkan oleh organisasi yang ada di PT. SPV juga dapat mengikuti kaidah dan standar seperti yang diterbitkan media Lenzing. Pada dasarnya buletin SPSI yang rutin diterbitkan setiap bulan tidak terlalu banyak koreksi dari Bpk. Hokky, karena setelah pertemuan pertama pada 9 September 2011, hal-hal yang perlu diperbaikki, pada buletin selanjutnya langsung diperbaiki.