Rabu, 09 Juni 2010
DISNAKERTRANS PENSIUN
MUSDA III DPP SPSI JABAR


Pelaksanaan Musda III Pimpinan Daerah Serikat Pekerja KEP SPSI, Propinsi JABAR yang dilaksanakan di puncak Bogor tepatnya di Wisma Dirga, Cibulan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Sebanyak 74 peserta (dari 139 undangan) hadir dalam pelaksanaan musda tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 1 - 3 Juni 2010.
Penguatan dalam hal kemandirian keuangan organisasi.
Penguatan dalam bidang Advokasi.
Penguatan sumber daya manusia.
Penguatan soliditas & solidaritas antar anggota.
Adapun Target yang hendak dicapai :
BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) : Jamsostek, Askes, Asabri & Taspen, diubah dari BUMN menjadi Wali Amanah (orientasi : profit yang diterima akan dikembalikan lagi kepada peserta).
jaminan kesehatan yang selama ini berakhir ketika peserta pensiun, diubah menjadi Istri & anak peserta dijamin hingga karyawan meninggal.
Jaminan pensiun seluruh pekerja formal mendapat hak yang sama seperti pegawai negeri maupun ABRI.
Jaminan sosial bukan hanya untuk pekerja formal tapi juga yang diluar formal.
Wakil dari PT SPV yaitu Suryana yang ditunjuk sebagai ketua komisi B ( bidang Peraturan Organisasi) menyoroti masalah teknis penyaluran COS dari PUK kepada perangkat diatasnya.
Dalam MUSDA tersebut terpilih Pengurus untuk periode 2010-2015 :
Ketua : H Dardju.
Wakil Ketua 1 : Bawit Umar.
Wakil Ketua II : Syaiful Anwar.
Sekretaris : J Undi Haryanto.
Wakil Sekretaris I : Suparno.
Wakil Sekretaris II : Iwan Hidayat.
Bendahara : Hj Kusmiyati.
Email PD : pdspkep_spsijbr@yahoo.co.id
No Rek PD SPKEP SPSI : 0005-01-000422305. ( BRI Alun2 Bandung, Jabar).
Rabu, 19 Mei 2010
PERESMIAN L-4 PROJECT
L-4 PROJECT BUILDINGPada tanggal 12 Mei 2010, PT. SPV meresmikan beroperasinya L-4 dengan memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan melalui pemberian Voucher Belanja Yogya sebesar Rp 250.000 sehari sebelumnya. Hal ini disambut sukacita oleh seluruh karyawan, apalagi pada hari acara peresmian L-4 tersebut Perusahaan menyediakan menu makan “Istimewa” untuk semua karyawannya di kantin PT. SPV.
Terima kasih kepada Pengusaha PT. SPV semoga semakin majunya perusahaan, akan semakin meningkatkan kesejahteraan karyawannya.
Selasa, 18 Mei 2010
HOUSING LOAN PEKERJA WANITA
Kesepakatan antara Serikat Pekerja dan Pengusaha tentang Housing Loan untuk pekerja wanita yang dituangkan dalam MOU.
Pada Tanggal 29 April 2010, disela-sela perundingan pembuatan PKB, Serikat Pekerja menandatangani kesepakatan dengan Pengusaha PT.SPV dalam hal kebijakan pemberian bantuan Housing Loan bagi pekerja wanita dari Perusahaan. Dengan demikian pekerja wanita yang belum pernah mendapatkan bantuan Housing Loan dari Perusahaan, dapat menikmati fasilitas tersebut mulai saat ditandatanganinya kesepakatan tersebut. Selama ini Perusahaan tidak memberikan fasilitas tersebut karena suami mereka bekerja di perusahaan yang sama dan sudah mendapatkannya. Setelah proses negosiasi Serikat Pekerja dengan Pengusaha dalamPembahasan PKB khususnya dalam pasal Pekerja Wanita,maka pihak perusahaanpun memahami keinginan karyawannya dengan ditandatanganinya kesepakatan tersebut. Pada tanggal 11 Mei 2010, jam 12.30 s.d. 13.00 WIBB, bertempat di kantor SPSI, Serikat Pekerja mensosialisasikan kesepakatan tersebut dengan mengundang enam orang pekerja wanita yang belum mendapatkan fasilitas tersebut. Terima kasih kepada Pengusaha yang mempunyai niat baik dan memberikan respon positif terhadap keluhan dari Karyawannya.
Semoga ini akan meningkatkan motivasi bekerja bagi pekerja wanita di PT. SPV.
Jumat, 14 Mei 2010
MAY DAY 2010 (Hari Buruh)
Kemiskinan di Indonesia yang semakin membayangi masyarakat Indonesia merupakan fakta yang tidak dapat dipungkiri . Sehingga, kemiskinan dan rendahnya pendidikan seseorang sehingga memaksakan mereka menjadi pekerja kasar atau yang dikenal sebagai buruh kerja.May Day yang bertepatan dengan 1 Mei merupakan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tahunnya oleh Buruh - Buruh di seluruh dunia. Maka pada hari Buruh kali ini marilah kita mengevaluasi negeri kita dan perlakuan yang layak terhadap kaum buruh.Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional yang berselisih dua hari di Indonesia , seharusnya menjadi dorongan bagi kita . Agar menjadikan generasi - generasi muda di Indonesia menjadi generasi terpelajar dan mengingat akan betapa sulitnya bertahan hidup dengan menjadi buruh yang harus bekerja keras untuk mencari sesuap nasi.Buruh di mata masyarakat menengah keatas pada umumnya merupakan pekerjaan yang rendah . Bahkan, tidak sedikit dari golongan tersebut berlaku tidak adil terhadap buruh , misalnya dalam pemberian upah kepada buruh , mereka memberi upah di bawah rata - rata yang telah ditetapkan pemerintah.Pemerintah sebagai lembaga eksekutif seharusnya menjadi 'protector' bagi kaum Buruh , bagaimanapun kaum Buruh adalah bagian dari sekelompok orang yang membangun negeri . Tanpa mereka bangunan yang menjulang tinggi ke langit tak akan ada , dikarenakan kerja keras mereka sehingga percepatan pembangunan di Indonesia dapat terlaksana.Lalu seharusnya pemerintah memberikan insentif kepada mereka yang telah berjasa membangun bangsa, dengan membayar upah mereka dengan pantas sesuai dengan UMR . Selain itu , perlunya pemerintah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak kontraktor yang menjalankan proyek . Dikarenaka kasus - kasus ini kebanyakan terjadi di proyek - proyek , para kontraktor cenderung memakai prinsip Ekonomi , mendapatkan sesuatu sebanyak - banyaknya dengan membayar seminimum mungkin .Hal ini tentunya dapat menjadi introspeksi kita sebagai warga negara Indonesia ! Dalam menyikapi hari Buruh ini . Jangan lah kita memandang buruh dengan sebelah mata , memandang mereka rendah dan hina .Marilah kita memberi hak mereka , jangan memakai prinsip Ekonomi pakailah prinsip Sosial . Buruh juga manusia yang perlu makan dan sandang . Mereka juga punya keluarga yang perlu mereka beri makan .Dengan semangat hari Buruh Internasional 2010 ! Marilah kita beri Hak Buruh sesuai dengan UMR ..!
Bambang R (Bidang Humas) dan Tjahyono (Sekretaris) FSPSI tengah mengikuti Peringatan Hari Buruh di Purwakarta.PORAP 2010
"Selain untuk peringatan Hari Buruh dan SPSI ke-37, kegiatan ini juga digelar dalam rangka menyambut perayaan dua abad Kota Bandung," kata Ketua DPD SPSI Jawa Barat, Agus Salide didampingi SPSI Kota Bandung Nana Suhanda.
"SPSI yang selama ini berperan sebagai wadah untuk memperjuangkan hak-hak pekerja, memberi nilai tambah perjuangannya dengan menyelenggarakan kegiatan Porap pada Hari Buruh Internasional," kata Agus Salide.
FSPSI PT. SPV mengirimkan satu-satunya atlit Tenis Meja yaitu Rubianto Arief (Departement Spinning) yang berangkat didampingi oleh Gandung Iwa (Bidang Humas FSPSI). Mereka bergabung dengan seluruh atlit dari PUK FSPI di Kabupaten Purwakarta untuk mengikuti PORAP tersebut. Dalam kegiatan ini PUK FSPSI Kabupaten Purwakarta berhasil meraih Juara II untuk cabang olahraga Tenis Meja dan Bulutangkis. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri khususnya bagi FSPSI PT. SPV karena Juara II tenis meja PORAP Se-Jawa Barat tersebut diraih oleh karyawan kita. (Sumber:Sabtu, 01/05/2010 - 11:52 BANDUNG, (PRLM).



