Senin, 18 April 2011

Kunjungan Menteri Perdagangan RI ke PT. SPV

Menteri Perdagangan RI saat melakukan plant tourdi PT SPV



Bupati Purwakarta, Ketua PUK SPSI, saat berbincang dengan Menteri perdagangan RI

Pada hari Rabu, 6 April 2011 PT. South Pacific Viscose mendapat kunjungan Menteri perdagangan RI yaitu Ibu. DR Mari Elka Pangestu, dalam rangka pembangunan proyek L5.

Indonesia bakal menjadi produsen serat Rayon terbesar di dunia pada tahun 2012 mendatang. Sebab, PT South Pacific Viscose. (SPV) yang saat ini menjadi produsen terbesar se-Asia dan ke-dua sedunia akan membangun pabrik baru dengan investasinya sebesar USS 130 juta.
Presiden Direktur PT SPV Wolfram Kalt mengatakan, saat ini produsen serat Rayon viscose berbahan baku pulp (bubur kertas) yang diolah menjadi kapas itu telah memiliki 4 line (pabrik). Kapasitas produksi Line 1 sampai Line 4 sebanyak 650 ton perhari atau sekira 245.000 ton pertahun. Dengan dibangunnya Line 5 yang dimulai bulan depan ini, kapasitas produksi bertambah 210 ton perhari atau sekitar 80.000 ton pertahun. "Line 5 akan memproduksi serat viscose berkualitas tinggi untuk mendukung industri tekstil di Indonesia dan terutama fokus pada serat cerah untuk tehnologi pemintalan berkecepatan tinggi," katanya dalam sambutan acara kunjungan Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu di pabrik tekstil PT. SPV .

Penyerahan Sumbangan Bencana

Penyerahan sumbangan bencana alam dari Karyawan/ti dan Managemen PT. SPV di kantor Pikiran Rakyat, Bandung

Karena berbagai kesibukan dan aktifitas, maka penyerahan dana sumbangan untuk korban bencana Mentawai dan Wasior baru dapat diserahkan oleh perusahaan melalui SPSI pada tanggal 12 April 2011.

Seperti yang kabarkan dalam bulletin sebelumnya, penyerahan dana sumbangan Merapi langsung diberikan kepada korban bencana oleh SPSI dengan langsung mendatangi para korban. Harapannya adalah sumbangan yang diberikan dapat mencapai dan tepat sasaran sasaran sesuai dengan kebutuhan korban bencana tersebut.

Mengingat berbagai kendala, maka sumbangan bencana alam untuk daerah Mentawi dan Wasior sangat tidak memungkinkan untuk dapat diserahkan langsung kepada korban, maka pihak manajeman PT SPV dan Serikat Pekerja memutuskan untuk menyerahkan bantuan tersebut melalui harian umum Pikiran Rakyat. Dana yang diserahkan berupa Giro dan dalam bentuk uang cash tersebut senila Rp. 33.216.250 diterima langsung oleh Bapak Asep, Bagian Humas-nya Pikiran Rakyat.

Karena merupakan amanah yang harus disampaikan, dalam kesempatan tersebut ketua SPSI, Triswanto, berharap agar Pikiran Rakyat dapat menyalurkan dana bantuan kemanusiaan tersebut khusus ke daerah Wasior dan Mentawai. Pihak PR-pun menyambut positif dengan adanya sumbangan ini dan akan berusaha memnuhi keinginan SPSI tersebut karena kebetulan saluran penerimaan dana sumbangan ke Wasior dan Mentawai belum ditutup. Namun pihak PR tidak bisa menjanjikan bahwa bantuan tersebut bisa disalurkan ke Wasior mengingat kondisi yang tidak memungkinkan dan mungkin akan menyalurkan dana bantuan tersebut ke daerah mentawai yang lebih memungkinkan.

Pihak PR pun sangat berterima kasih kepada SPSI yang telah menjadi langganan Koran Pikiran Rakyat ini sejak sepuluh tahun terakhir. Jadi kepada semua anggota yang ingin mengikuti berita tentang Jawa Barat dan sekitarnya secara up to date dapat membacanya melalui koran tersebut dengan rajin untuk mengunjungi kantor SPSI setiap jam istirahat. Kenapa tidak….Sekalian silaturahim sekalian dapat berita…..(JS)

Minggu, 10 April 2011

Tenis Meja PT. SPV

Rubianto Arief, Juara Tenis Meja Tunggal Putera Kab. Purwakarta Tahun 2011

Tim Tenis Meja PT SPV

Ditengah kesibukannya sebagai Deputy Manager di Departemen Spinning, Rubianto Arief tidak pernah melewatkan kesempatan untuk terus giat berolahraga. Pria kelahiran tahun 1972 ini yang sudah bergabung menjadi karyawan PT SPV sejak 16 tahun lalu ini terbilang sebagai karyawan yang aktif dalam hampir semua bidang olahraga. Dari mulai kegiatan sepakbola, yang saat ini keberadaannya digantikan oleh futsal, bulutangkis, dan yang tentunya olahraga yang menjadi dominannya yaitu Tenis Meja, pasti kita kita akan menjumpai sosok Rubi-begitu panggilannya- menjadi bagian dari timnya yang bertanding. Bahkan Presiden Director PT SPV, Mr. Kalt pun tak urung mengatakan dalam mailnya ketika memberikan ucapan selamat karena keberhasilan Rubianto menjuarai Kejuaran Tenis Meja se-Kabupaten Purwakarta, bahwa Pak “Rubianto is a master of ball in all sport dicipline

SPV memang patut berbangga karena dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh PTMSI Purwakarta, 9-10 April 2011 yang lalu, dan diikuti oleh hampir 104 pemain tenis meja ini, karyawannya menjadi Juara I dan meraih piala Bergilir dalam even tersebut. Semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua bahwa ditengah kesibukan kita bekerja, kita harus tetap bisa menyisakan waktu kita untuk kegiatan olahraga yang bisa mendukung produktifitas kita dalam bekerja, apalagi jika olahraga yang kita geluti tersebut dapat membuahkan prestasi yang baik. Sekali lagi selamat bekerja dan tentunya selamat berolahraga.

Kurangnya minat karyawan terhadap olahraga tenis meja karena Tenis meja bukanlah termasuk olahraga yang popular di SPV namun dia mmempunyai pesan khusus terhadap rekan rekan lain agar lebih mencintai tennis meja karena tenis meja adalah olah raga yang ringan, murah dan meriah, namun sangat bermanfaat untuk kesehatan, karena selain kita bisa berkeringat juga bisa melatih koordinasi otot syaraf , gerakan dan kecepatan (JS)


Bpk, Ngadiman Pensiun


Bpk. Ngadiman bersilaturahmi dengan pengurus SPSI,

saat hari terakhir beliau bekerja di PT. SPV

Pada hari Jumat, 8 April 2011 sekretariat SPSI pada sekitar pukul 13.15 wib mendapat kunjungan dari Bpk. Ngadiman (1312/ WWTP) yang pada hari itu adalah hari terakhir beliau bekerja di PT. SPV karena pensiun. Bpk Ngadiman yang sudah mengabdi pada PT. SPV selama 25 tahun telah memiliki 3 orang anak dari istri tercintanya.

Beliau yang lahir pada 10 April 1956 ini tinggal di Gg. Sawo Purwamekar, Purwakarta.

Kepada pengurus SPSI, beliau menyampaikan terima kasihnya, karena di masa menjelang pensiunnya beliau mendapatkan tambahan rupiah yang tidak diduga.

Dan juga beliau menyampaikan kebanggaanya kepada SPSI kepengurusan Triswanto ini, bahwa pada kenaikkan gaji 2010, PT. SPV tidak sampai rapel.

SPV Futsal Internal Turnament

Sdr Wawan, terpilih sebagai pemain terbaik

Mr. Kalt “Menutup kejuaraan” fair play and No accident !


Tim MMB / SPB yang akhirnya memenangi Tournament Futsal Internal SPV 2011

Tim SPV sebagai Juara IV

SPV Futsal Internal Tournament yang berlangsung genap selama 1 bulan berakhir tanggal 22 Maret 2011 jam 21.00 ditutup langsung oleh Mr. Kalt.

Banyak kejutan yang terjadi selama turnamen tersebut berlangsung, tim yang tadinya diunggulkan banyak yang berguguran dibabak-babak awal. Tim Futsal Viscose yang membantai lawan-lawannya termasuk Tim Commercial dengan skor 12-4 ternyata tersingkir. Bahkan Tim Commercial yang dibabatnya ternyata beruntung bisa menjadi Juara III yang secara mengejutkan bisa mengalahkan Tim SPV dengan skor yang cukup ketat. Belum habis lagi keterkejutannya, karena tidak ada yang menyangka Tim MMB yang tidak diunggulkan sama sekali bisa menjadi Juara I turnamen ini merebut Piala Bergilir. Tim Futsal MMB yang pada partai semi final mengkandaskan Tim Commercial, pada babak final menghadapi Tim Deka yang diatas kertas lebih diunggulkan dengan materi-materi pemain diatas kelas Tim Futsal MMB. Tertinggal pada babak-babak awal dengan skore 6-3 oleh tim Futsal Deka, semua sudah menyangka bahwa Tim Deka akan menjuarai Turnamen ini, tetapi karena kekompakan, kerjasama tim dan didukung supporter fanatiknya, Tim MMB berhasil membalikan keadaan dan menit menit terakhir saat kedudukan kritis 8-8, berhasil mengakhiri pertandingan dengan tambahan 1 gol sehingga skore 8-9 untukTim MMB. Manajer Tim MMB Amarullah, tidak menyangka Timnya bisa menjadi Juara tetapi dalam Futsal sama halnya dalam dunia sepak bola, semua memang bisa terjadi, apalagi Tim MMB mempunyai Motto tangguh---TOGETHER WE CAN ! Iya lah Selamat. Sampai bertemu lagi pada Turnamen Futsal berikutnya. (JS)



Kamis, 07 April 2011

EMERGENCY RESPONSE TEAM PT. SPV

Training Vertical High Rescue ( Penyelamatan dari atas ketinggian ) pada training ini anggota ERT di uji keberanian untuk turun dari ketinggian hanya dengan menggunakan tali

kedua Drill Simulasi Kebakaran di Tank Farm NGBC, pada simulasi ini diharapkan anggota ERT tanggap dan cekatan dalam menghadapi situasi darurat, pada simulasi ini kejadian dibuat seperti kejadian sesungguhnya tanpa ada informasi sebelumnya.

Emergency Response Team atau biasa dikenal dengan nama ERT mempunyai suatu tanggung jawab yang sangat besar untuk keselamatan dan keamanan suatu Perushaan, begitupun dengan ERT PT. SPV juga diharapkan menjadi suatu Team yang dapat diandalkan untuk menghadapi situasi situasi emergency yang mungkin terjadi di SPV, ERT PT. SPV sudah dipersiapkan sedemikian rupa agar anggota ERT tersebut selalu tanggap dan cekatan jika terjadi keadaan darurat.

Pada bulan Maret ini ada 3 event penting yang diikuti oleh angggota ERT PT. SPV, Pertama mengikuti Training Immediate First Aid Training pada Training ini diharapkan semua anggota ERT bisa membrikan tindakan pertolongan kepada korban sebelum di tangani oleh tenaga medis.

Senin, 04 April 2011

Rapat kerja SPSI ke 3

Photo Bersama usai RAKER SPSI

Kegiatan Raker yang dilakukan per semester merupakan sarana bagi Pengurus PUK SPSI untuk mengevaluasi program kerja yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan dalam masa kepengurusannya. Raker PUK SPSI yang ke 3 dalam 1.5 masa kerja ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 17-18 Maret 2011 yang lalu. Masalah penting yang dibahas dalam raker tersebut khususnya pada bidang Kesra yang nota bene mengurus semua masalah inti kesejahteraan pekerja. Terutama terkait masalah Peningkatan Kualitas Pelayanan Rekreasi, Seragam, Transportasi, dan masalah pelayanan kesehatan yang saat ini menjadi sorotan semua pekerja hubungan dengan maraknya fenomena excess claim.

Pada hari pertama setiap bidang memaparkan setiap program kerja yang sudah dilaksanakan dan semua pengurus memberikan masukan-masukan sebagai evaluasi agar program kerja tersebut bisa berjalan lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Program Kerja yang belum terlaksana kemudian menjadi bagian program kerja yang akan dilaksanakan berikutnya sesudah kegiatan raker ini berakhir untuk kemudian di evaluasi kembali pada raker berikutnya. Pada hari kedua, setiap bidang mempresentasikan program kerja yang akan mereka usung selanjutnya. Program kerja yang semuanya bermuara pada kesejahteraan pekerja diharapkan tidak terlalu muluk dan bisa diimplementasikan. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program tersebut sehingga SPSI bisa menjadi wadah organisasi pekerja yang bisa menjembatani semua kepentingan pekerja dengan pengusaha. (JS)